Selingkuh Yang Di Izinkan
Cerita Dewasa Ā· 18+
Perkenalkan namaku yani (23 th)Bodyku terbilang sedang dengan tinggi 165 cm berat 50 kg dan ukuran bh 34 D
Dan suamiku heri (30 th)
Aku adalah ibu rumah tangga yg belum dikaruniai anakā¦
Usia pernikahanku dengan mas heri tergolong masih kemarin karena baru 1 thā¦
Suamiku bekerja sebagai buruh pabrik dikampung halamankuā¦
Inilah awal kisahkuā¦
Pada saat masih pacaran aku dan mas heri pergi jalan ke tempat wisata pemandian air panas di daerah lereng gunung kotakuā¦
Jarak dari rumah sekitar 30 menit, pada saat itu ijin sama ortu mau nginep dirumah temen karena acara reuni teman SMA padahal mau nginep sama pacar divilla deket obyek wisataā¦
Aku dan mas heri berangkat jam 4 sore, setelah sampai kami langsung boking villa dan istirahat terlebih dulu sambil ngobrol tentang masa depanā¦
Dan disela-sela obrolan itu mas heri memperlihatkan cincin padaku, aku pun bertanya..
Aku : itu cincin siapa mas??
Heri : ini cincin untuk melamarmu besok sayang..
Aku : serius mas..?? (Dengan antusias dan dikit kaget sih)
Heri : serius lah sayangā¦ini bukti kalo mas bener pengin hidup bareng sama kamuā¦
Aku : terima kasih yah sayangku⦠(Sambil ku kecup pipinya)
Heri : tapi ada syaratnya sayangā¦
Aku : syaratnya apa mas?? (Sambil berfikir)
Heri : kamu ngetes aku⦠Kamu tau sendirikan aku kalo emosi karena cemburu gimana sayang.??
Aku pengin kamu ngetes aku bukin aku cemburu dan aku akan mencoba menahan emosi dari rasa cemburuku⦠Karena ku tau kamu wanita yang cantik dan banyak yang pengin deket sama kamu meski hanya berteman⦠Tapi aku orangnya cemburuanā¦jadi mas minta tolong sayangā¦
Aku : terus caranya gimana??
Heri : yaaaā¦kamu mesra-mesraan sama lelaki lain didepanku sayang⦠Plisssā¦kamu mau yah bantuin masā¦??
Aku : ga mau mas..!! Nanti mas marah⦠Aku ga mauā¦
Heri : pliiss sayangā¦ini demi keutuhan hubungan kita nantinyaā¦
Setelah aku berfikir sejenak aku iya kan kemauan mas heriā¦
Aku : baik masā¦tapi janji jangan marah yahā¦
Heri : iyaā¦janji mas ga bakal marah mas juga janji bakal bebasin ga bakal ngekang kamu sayangā¦
Aku : ya udah masā¦ku pegang janji masā¦
Heri : iya sayang⦠Intinya hati kamu cuma buat masā¦iya nanti kalo kamu digrepein kamu diam ja yah sayang nikmati ajahā¦
Aku : tp aku takut masā¦
Heri : ga usah takut sayang⦠Bagaimana pun aku akan tetap menikahimuā¦
Setelah ucapan itu aku langsung berbunga-bunga, kupeluk mas heri dan kami pun saling berpangutan dan bergumul dengan panasā¦
Sayaaaangā¦emmmmmmhh..emmmmmmhhā¦eehhhā¦
Mas heri mencium dan tangannya meremas susuku yg masih terbungkus kaosā¦
Tangan mas heri meraih bawahan bajuku dan memasukan tangannya untuk melepas kait bh dibelakangkuā¦
Entah dari kapan aku sama mas heri sudah sama-sama telanjangā¦
Kami bercinta dengan liar..hawa dingin pegunungan menjadi hawa panas permainan birahiā¦
Kami bercinta sampai mas heri nyemprot 3x disusuku.
Tak terasa hari sudah gelap jam menunjukan jam 8 malam⦠Aku lelah tapi perutku mulai laparā¦
Mas heri pun mengajaku makan malam.
Setelah makan kami kembali ke villa untuk bersiap berendam air hangat pegunungan dan rencana ngetes mas heriā¦
Heri : sayang kamu jangan pakai bh yah..? Pakai tanktop terus tutup pakai jaket ajaā¦
Aku : iya dech masā¦aku nurut toh ini kemauan calon suamikuā¦hhehe
Aku pun memakai tanktop biru tanpa bh dan celana kolorā¦
Sebelum keluar mas heri menyuruhku jalan duluan dan dia ngawasi dari belakangā¦
Aku pun berangkat ke pemandian tertutup di ikuti mas heri dibelakang..
Ditengah jalan aku bertemu seorang pria ditaksir umur 45 thn om agus namanya..
Om agus : neng sendirian aja? Mau kemana?
Aku : iya omā¦nih mau kekolam pemandian omā¦
Om agus : sama dong neng⦠Kalo gitu bareng aja nengā¦
Aku : iya dech omā¦dari pada sendirian ku jg takut sihā¦
Om agus : iya neng belum kenalan namaku agusā¦kalo neng?
Aku : yani omā¦
Om agus : ya udah yukh jalan nengā¦
Sambil berjalan asik ngobrol ternyata om agus duda baranak satu dan tak terasa udah sampai diloket masuk kolam pemandianā¦
Ketika ku mau membayar tiket ternyata om agus udah bayarin duluan buat masuk aku sama om agusā¦
Setelah masuk ku coba melihat-lihat ternyata suasana cukup sepiā¦
Aku melihat mas heri udah masuk dan nyelonong didepanku tanpa ngomong mainnya ga kenal menuju kolam yg berada di bawahā¦
Aku pun menyarankan sama om agus untuk berendam di kolam di bawahā¦
Aku dan om agus pun menuju kolam yg ditujuā¦
Setelah sampai aku langsung membuka jaket dan celana jeanskuā¦
Kini ku hanya memakai tanktop biru tanpa bh dan kolorā¦
Om agus pun membuka satu persatu pakaiannya hingga menyisakan celana dalam hitamnyaā¦
Aku melirik keselangkangannya yg menonjol⦠Ku merasa takjub dan jantungku berdegup kencang⦠Berfikir ini pasti kontolnya gedeā¦
Aku tak mau lama-lama memandangi mending langsung jebur aja kekolamā¦
Setelah aku dikolam om agus pun ikut jebur kekolam jugaā¦
Mendekati dan duduk disampingku⦠Memang kolamnya dalamnya hanya sepuser dan ada tempat duduk di dalam kolamnya tepatnya ditepi kolamā¦
Kamipun ngobrol sambil bercandaā¦kulihat mas heri memperhatikanku dari kolam sebelah agak jauhā¦
Om agus : yaniā¦maaf yah om ga bawa celana lupa jd pakai CD doangā¦
Aku : gpp omā¦(sambil tersenyum)
Karena suasana sepi dan hawa dingin aku dan om agus semakin merapatkan dudukā¦
Om agus tau aku sama dia sama-sama kedinginanā¦dia langsung merangkulkuā¦
Aku diamkan tangannya dibahukuā¦
Tak terasa tangan om agus yg sebalah kanan memeluk perutku..
Aku cuek aja sambil kami ngobrol tentang dinginnya udaraā¦.
Om agus mulai berani mengelus-elus perutku dan memandangikuā¦
Om agus : yani kamu cantik dan jg sexyā¦.om deg-degan yah deket kamuā¦(sambil nyengir)
Aku : aahhā¦biasa kok omā¦kaya gini dibilang cantik sexyā¦
Om agus : beneran yaniā¦.
Aku : emmmā¦makasih dech om udah dipuji..
Memerah mukaku mendengan pujiannyaā¦
Aku merasakan tangan om agus mulai naik dari perut ke susukuā¦
Tangan kiri om agus mendorong mukaku dari sampingā¦otomatis aku menolehā¦
Pada saat itu om agus langsung mengecup bibirku⦠Aku diam dan menikmatiā¦
Tau aku tidak memberontak dia mulai berani melumat bibirku dan mencoba memasukan lidahnya kemulutkuā¦
Aku mulai terbawa dan membalas ciuman dan kami pun saling bertukar ludahā¦
Tangan kan om agus mulai meremas susu kiriku dengan lembutā¦
Om agus kayanya udah paham kalo aku tak memakai bhā¦dia memilin putingku dari balik tanktop biru yg aku pakaiā¦
Tanganku pun tak mau kalahā¦
Aku arahkan tangaku ke gundukan diselangkangan om agusā¦
Aku elus-elus kontolnya dari balik CD hitamnyaā¦
Ciuman om agus mulai turun keleherku yg membuatku geli dan mendesirā¦
Aaahhhā¦ooommmā¦eeehhhā¦geliā¦
Sementara tangan om agus mengeluarkan susuku yg lumayan gede keluar dari tanktopkuā¦
Om agus mulai menciumi dan menjilati susuku dan jg putingkuā¦
Aku yg dilanda birahi memasukan tanganku ke CD om agus dan ku keluarkan kontolnya dari sarangnyaā¦
Kontol yg gede dan panjang dengan urat yg menonjolā¦kira-kira panjang 18 cm dan diameter 4 cmā¦
Aku kocok sementara om agus kembali mencium bibirkuā¦
Tangan kiri om agus meremas susuku dan tangan kanan mulai menyelinap dikolor dan celana dalamkuā¦
Aaaahhhā¦eeemmmā¦eemmmā¦. Hanya itu yg terucap dari bibirku yg masih saling melumat dengan om agusā¦
Didukung suasana sepi dan lampu remangā¦om agus berani meloloskan kolor dan CDku didalam airā¦
Aku yg sedari tadi sudah tak tahan pun hanya pasrahā¦
Om agus pindah di depanku dengan berlutut didalam air memposisikan kontolnya berhadapan persis didepan memekuā¦
Sambil menciumi susuku, om agus mulai memasukan kontolnya pelan kedalam memekuā¦.
Aaahhhā¦oommmā¦ooohhhā¦
Sambil memegang kepala om agus yg sedang asik jilatin pentilkuā¦
Ku rasakan setiap centi didalam memeku, kontol om agus semakin dalam masuk danā¦
Bleeeesssā¦.
Aaaaahhhhā¦.sesaaak ooommmā¦
Om agus mendiamkan sambil mencium bibirkuā¦
Eeeemmmā¦emmmmā¦eeemmmmā¦
Om agus melepas ciumannya mulai memaju mundurkan kontolnya yg gagah keluar masuk memeku mengirim jutaan kenikmatanā¦
Om agus : memek kamu enak bgt yanā¦. Sempit kaya perawanā¦
Aku : aaahhhā¦punyaaaā¦ooommm yg besaaarrā¦.aaahhhhā¦ooommmmā¦enaaaakkkā¦.
Om agus mulai mempercepat sodokan dimemeku tangannya terus meremas susuku dan memilin pentilkuā¦
hanya desahan nikmat yg keluar dari mulutkuā¦
Aku : Oooohhhā¦oooommm aguussā¦teruuusss ooommmā¦aaaahhh nikmaaatt ooommmā¦
Akuuuuā¦.aaaaghhā¦mauuuā¦aaahhhā¦sampaaaii ooommmā¦
Aaaaaaahhhā¦oooommm aguuuuss yaniiiii sampaaaaiiā¦.
Om agus : uuuhhhhā¦eennnaakkk yanie sayaaangā¦.oooohhhā¦.iyaaa keluarin aja sayaaaangā¦..uuuuhhhā¦memekmu enaaakkkā¦.
Aku pun terengah-engah mengambil napasā¦.
Uuuhhhā¦uuuhhhā¦.
Om agus : enak yani.. (Sambil mencium keningku)
Aku : uuuhhhā¦uuuhhh (hanya mengangguk sambil mengambil nafas)
Om agus : om lanjutin yah sayangā¦.
Om agus mulai menghujamkan kontol gagahnya ke memeku kembali dengan tempo pelan dan semakin cepatā¦.
Aku yg terasa ngilu kini kembali menikmati persetubuhan dikolam air panas iniā¦.
Aku : aaaahhhā¦ooommmā¦kuuuaatt bgeeettā¦kontooolnyaaa keraaasss bgeet ooommmā¦
Om agus : oooohhhā¦yaniiiā¦ommm udaaaahh mauuu keluuuaarrrā¦.
Aku : aaahhhhā¦iyaaaa ooommmā¦yyaaaniiii jgaaa mauuu nyaaampeeee lagiiii aaaaaahhhhā¦.
Om agus mempercepat sodokannya dan mendengus tanda dia mau ngecrotā¦.
Aku : ooooommmmā¦enaaaakkkā¦iyyaaaaā¦teruuuusssā¦ooooohhhhā¦aaaaahhhhā¦.ooommmmmā¦.yaaaniiii keluarrrrā¦.aaaaaaahhhhhhhā¦.
Terasa banjir memeku oleh cairan cintakuā¦
Om agus : om jugaaa sampaiiii sayaaaanggā¦.aaaaaahhhhā¦.oooommā¦keluaaarrin di dalaaaammm saayaaaanggā¦.crrooooottā¦crrrooootā¦croootā¦croootā¦creetā¦
Aku : aaahhhā¦ooomm keluar didalemmmā¦
Om agus : maafff yani om kebablasanā¦.
Aku : ya udahā¦gpp aku jg lgi ga masa subur omā¦
Om agus : maaf yah yani.. (Sambil mencium bibirku)
Aku pun dg lemas membetulkan tanktopku dan memakai kolor dan CD ku yg tdi udah melorot sampai lepas,untung hanya satu kali yg terlepasā¦
Om agus pun kembali menaikan CD dan naik ke tepi kolamā¦
Aku pun naik ke tepi kolam dan nyelonong pergi kekamar ganti untuk ganti pakaian⦠Aku membuka tas dan mengambil hp melihat jamā¦dan ternyata sudah jam 10 malamā¦berarti tadi main sama om agus 1 jamā¦wooowwā¦
Aku pun ganti pakaian dengan kaos pendek dan ku balut dengan jaketkuā¦.sementara bawahnya masih sama pakai celana jeans ketatā¦
Kulihat om agus sudah rapi dan mengantarku pulang ke villaā¦
Setelah sampai om agus hanya mengucapkan terima kasih sambil mencium keningku dan memberikan secarik kertas bertulisan āI love U yanieā¦.ā jangan lupain omā¦iya ini nomer WA omā¦simpan yah sayang..āā
Aku pun tersenyumā¦dasar om agusā¦
Dari ke jauhan ku lihat mas heri berjalanā¦kami pun masuk villa bersamaā¦
Dan kami pun ngobrol sebentar sebelum tidurā¦
Mas heri : makasih sayangā¦mas bisa kontrol cemburu dan emosiā¦mas udan janji dan besok kesitu sama keluarga buat lamar kamuā¦(sambil mencium bibirku)
Aku : iya sayangkuā¦
Mas heri : mas ga akan cemburuan emosian kya dulu sayang⦠Meski mas menikahi kamu yang,mas ga bakal ngekang kohā¦asal kamu janji terbuka,ngomong jujur mas ga bakal marahā¦tp inget jangan sama pria yg masih bujang, itu sama ja kamu cariin saingan buatkuā¦jangan sama pria beristri karena kamu jg bakal jdi istri mesti tau gimana perasaan istri yg dikhianati suami⦠Mas bebasin kamu asal sama duda tua gpp yg penting calon istriku ini bahagiaā¦
Aku : iyaaa sayangā¦aku janji hati ini cuma buat kamu mas heriā¦akuu sayang kamu masā¦emmmmmuachā¦
Udah yukh tidur sayangā¦,,,,,,,,,,,,,,,,,,
~Bersambung~


