Ku Goyang Memek Bu mirna
Cerita Dewasa Ā· 18+
Kisah ini merupakan pengalaman pertamaku bermain cinta dengan wanita selain istri, peritstiwa itu sendiri terjadi kira-kira 3 bulan yang lalu disuatu daerah di Jawa Tengah, diawali dari adanya tugas kantor yang mengharuskan aku untuk melakukan suatu training untuk beberapa cabang di daerah. Saat itu menginap di hotel kota S dan kadang tidur dikantor/unit yang ada di desa. Kejadian ini bermula secara tidak sengaja waktu aku nginap di desa A, yaitu paginya hari Sabtu yang ternyata merupakan hari pasaran untuk desa A sehingga aku tidak melepaskan kesempatan untuk melihat keramaian di pasarā¦begitu asiknya memperhatikan barang dagangan yang ada tanpa sengaja menabrak ibu yang belanja, sehingga semuanya tumpah termasuk gelas yang baru dibelinyaā¦..karena merasa bersalah maka saya memaksa untuk mengganti gelas tersebut, nama ibu itu sebut saja Ibu Mirna dengan usia kira2 41 tahun dan setelah menyebutkan letak rumahnya yaitu di ujung jalan desa belok ke kiri, saya berkata akan datang sore nanti untuk mengganti gelas yang pecah. Jam 4 sore setelah mandi, langsung berangkat ke rumah Ibu Mirna dan ternyata rumah tersebut terletak di ujung jalan yang cukup sepi, ditemui oleh seorang lali-laki yang berusia kira2 50 Th yaitu bapak Najib yang ternyata suami Ibu Mirna setelah menjelaskan maksud kedatangan saya, terjadilah obrolan yang semakin akrab. Setelah dipanggil keluarlah ibu Mirna membawa minuman dan kue, dan tanpa sengaja saya memperhatikan dan tergetarlah hati, karena dengan memakai kebaya yang sedikit ketat dan rambut basah sehabis mandi, terlihat kecantikan khas wanita desa dengan kulit putih dan bodi yang kencang walau telah berusia 41 tahun, dan yang membuat mata melotot adalah belahan buah dadanya yang kelihatan montok sekali.
Tanpa terasa waktu makan malam telah tiba, dan mereka memaksa saya untuk ikut makan malam, stelah makan Pak Najib pamit untuk menghadiri pertemuan di desa sebelah untuk urusan pengairan sawah, dan saya dipersilakan untuk berbincang dengan ibu. Rumah tersebut sepi karena anak pertama yang sudah kelas 1 SMA sedang camping, anak kedua yang SMP sedang belajar dirumah teman dan sikecil sedang di rumah Saudara, suatu kebetulan yang tidak terduga. Sepanjang obrolan mata tidak pernah lepas dari tubuh dan dada ibu Mirna, dan akhirnya ibu Mirna bertanya, āDik Amar matanya ngeliat apasih?ā
sambil malu saya berkata jujur bahwa saya kagum akan kecantikannya.
āOrang desa gini kok dikatakan cantik, dikota pasti bayak yang cantik?ā kata bu Mirna.
āIya sih buā¦tapi ibu lain, karena walau udah punya anak tiga tapi badan masih bagus, khususnyaā¦ā¦.?ā Saya berhenti berkomentar.
āKhususnya apa dik?ā desaknya.
āMaaf buā¦itu tetek ibu besar dan masih kencang?ā
Ibu Mirna terlihat malu sambil berusaha menutup dengan tangannyaā¦..dan akhirnya pembicaraan mengarah ke hal yang berbau porno.
āOh ya dik Amar punya anak berapa dan istri usia berapa?ā tanya bu Mirna.
āSatu usia 2 tahun, dan istri usia 27 tahun saya sendiri 29 tahun?ā jawab saya.
āWah sedang panas-panasnya dong?ā lanjutnya.
āPanas apanya bu?ā saya berusaha memancing pembicaraan ke arah yang lebih hot, karena saya merasa horny dan bagaimana caranya bisa merasakan bersetubuh dengan wanita setengah baya.
āAh dik Amar berlagak nggak tauā¦..?ā kata bu Mirna sambil tersipu.
āIbu juga kelihatan segar, pasti kebutuhan itunya juga hot?ā pancing saya terus.
Tapi ibu Mirna malah kelihatan sedihā¦.sehingga saya bertanya, ākok jadi kelihatan sedih bu?ā.
Akhirnya bu Mirna cerita bahwa kebutuhan bathinnya sejak dua tahun ini jarang terpenuhi, yaitu sejak suaminya jatuh dari pohon kelapa, kejantanan suaminya jarang sekali bisa maksimal.
āMaaf buā¦..padahal menurut saya orang seusia ibu pasti sedang puber kedua?ā
āYah memang begitu dikā¦..tapi harus ibu tahan?ā
āGimana caranya?ā lanjut saya
āYa dengan mencari kesibukan di ladangā¦..sehingga malamnya capek terus tertidur?ā Lanjutnya.
āWah kalo saya bisa pusingā¦.karena saat ini baru pisah 4 hari dengan istri saya juga udah gak tahan ????ā kata saya sambil bergeser duduk mendekat.
āDik Amar sih gampang, kan di hotel pasti juga nyediain?ā katanya.
āDik Amar kok gak dengerin sihā¦.ā kata bu Mirna sambil menepuk paha saya.
Tangan bu Mirna saya pegangā¦sambil berkata, āabis ada pemandangan yang lebih bagusā, sambil mata terus memandang ke belahan dadanya.
āAh nakal dik Amar ini?ā kata bu Mirna.
Akan tetapi tangannya tatap saya pegang sambil saya remas, karena diam saja berarti kesempatan nih.
Terus tangan saya beralih kepahanyaā¦.
ājangan dik?ā kata bu Mirna tanpa berusaha menolak.
Dan akhirnya saya beranikan untuk menciumnya, bu Mirna mundurkan kepalanya berusaha menolak⦠tetapi setelah saya pegang kedua tangannya sambil menatap, akhirnya bu Mirna memejamkan matanya sambil mulutnya sedikit terbuka. Langsung saya cium bibirnya perlahanā¦dan lama kelamaan ibu Mirna memberikan respon dengan membalas ciuman saya.
Tangan saya langsung tidak bisa diam membiarkan tetek yang begitu menggairahkan, perlahan saya pegang teteknya..sambil sedikit meremasā¦.
āah..ah jangan dikā tapi tangan bu Mirna malah menekankan tangan saya ke teteknya.
Ciuman saya terus turun ke lehernya sambil berusaha memasukkan tangan ke belahan dadanya, bu Mirna semakin mendesah? āahā¦uhā¦ah terus dik, enak?ā kata bu Mirna.
Saya semakin bernafsuā¦sehingga kancing baju bu Mirna langsung saya lepas? ājangan dikā¦ntar keterusan?ā kata bu Mirna.
āOh buā¦saya udah gak bisa nahan bu, tolonglah? kita sama-sama butuhkan bu?ā kata saya.
Akhirnya bu Mirna menyerah..membiarkan mulut saya menyedot putting susunya yang semakin menegangā¦ā¦ āahā¦ahā¦.ahhhh dik nikmat dik, terus dik?ā desahnya.
Sementara tangan kanan meremas susu sebelah kanan, mulut terus menjilat dan menyedot yang sebelah kiriā¦..
āahhhhhā¦uhhhā¦..ahhhhh dik udah dik? ibu nggak tahanā.
Tapi tangan bu Mirna malah mengandeng tangan saya ke arah pahanya, yang entah kapan kebayanya udah disingkapkanā¦..tangan saya langsung ke gundukan memeknya yang masih tertutp cd, dan terasa jembutnya keluar dari samping cdnya.
Tangan saya terus menggosok-gosok memek bu Mirnaā¦ā¦..
āahā¦ahhhhā¦ahhhh dik terus dik terusā¦enak banget?ā desahnya dengan logat jawa yang kental.
Akhir dengan seijin bu Mirnaā¦..cd itu saya pelorotin, sehingga terpampanglah memek bu Mirna yang menggunung dan empuk tersebut, dengan bernafsu langsung saya gesek memek tersebutā¦sambil berusaha menemukan itilnya, tersedengar ibu Mirna semakin mendesah tidak karuanā¦..
ādik ahhhh enaaaaak dikā¦enaaaaaakkkkk bangetā.
Dan ciuman saya terus bergerak turunā¦..akhirnya terciumlah bau khas memek wanita, yang membuat saya semakin bernafsu, dan langsung saya jilat memek yang kemerah-merahan tersebut.
āahhh berhenti dikā¦jangannnnn?ā kata bu Mirna setelah tahu saya telah menjilat memeknyaā¦ā¦
saya berhenti dan bertanya, ākenapa harus berhenti bu?ā.
āJangan dijilat dik memek ibuā¦.jijik dan jorokā kata bu Mirna.
āEmang bapak dulu ndak pernah jilatin memek ibu?ā kata saya.
āNdakā¦?ā kata bu Mirna.
āWah rugi bu?ā kataku sambil terus meremas tetek dan menusukkan jari tengah saya ke lubang memek.
āRugi kenapa dik?ā tanya bu Mirna.
āRasnya nggak kalah sama ngentotin memek ibuā¦.dan juga bikin tambah nafsuā kata saya sambil langsung menjilat memek bu Mirnaā¦..setelah menjilat bibir memek langsung lidah saya masuk mengelitik lubang memek yang semakin basah oleh lender kenikmatanā¦ā¦.lidah terus kuputar dirongga memek sehingga menambah kenikmatanā¦.
āahhhā¦ahhhhhh dikā¦ā¦.uhhhhhā¦.ahhhhhā¦nikmat banget dik? terus dikā¦terus..jilatin memek ibuā¦.ya disitu dikā¦terus ā¦.terusā¦..ā
Saat itil bu Mirna aku jilatin dan aku sedotā¦ā¦. āahhhhhā¦ahhhhhhā¦.uhhhhā¦..uuuuuhhhhh dik Irfaaannnnnn ibu mau keluarā¦ahhhhhhhhh dikkkkkkkkkkk ibu keluarā¦.ā
kepala saya langsung ditekan kememek bu Mirna dengan kerasā¦..dan terasa dilidah lendir hasil dari orgasme ibu Mirna. Ibu Mirna memejamkan mata merasakan kenikmatan yang baru didapatnyaā¦ā¦.sambil berkata, ābenar dik Amar ternyata memek kalo dijiliat dan disedot rasanya nikmat bangetā¦..ā
Tiba-tiba ada suara orang datang dari halaman rumah, dan tergesa-gesa kami merapikan bajuā¦ā¦.sedangkan cd bu Mirna langsung diumpetin kekolong kursi,ā¦.ternyata anak bu Mirna yang kedua pulang dari tempat belajarnya.
Setelah anaknya masukā¦..langsung bu Mirna ngomel kenapa kok anaknya pulang cepat nggak sperti biasanya ?
āIbu belum puas yaā¦?ā Goda saya.
Ibu tersipu sambil berkataā¦ā¦.āiya sih abis sudah lama ibu tidak merasakan hal seperti iniā¦ā¦..apalagi memek ibu pengin dientot pakai kontol dik Amar biar sama2 bisa puasā¦kan dik Amar belum keluar?ā kata bu Mirna.
āIya sih buā¦.nanggung rasanya kontolku ini? tapi udahlah buā¦karena malam ini saya harus ke kota nginep di hotel, dan lagian anak ibu juga sudah pulang. Tapi yang jelas saya senang bisa memuaskan hasrat ibuā¦..ā sambil tangan saya meremas buah dadanya.
āAhhhh..dik Amar, tapi rasanya tidak adil kalo Cuma ibu yang mendapat kepuasanā¦..kalo gitu ibu besok ke kota dan mampir ke hotel boleh nggak dik?ā kata bu Mirna.
āBolehā¦boleh bu? tapi benar ya buā¦.iya besok jam 10 pagiā kata bu Mirna sambil tersenyum.
Jam 10 pagi, pintu kamar hotel diketuk orang dan ternyata bu Mirna menepati janji datang, langsung saya peluk dan saya ciumā¦..
āah dik Amar kok gak sabaran sih?ā kata bu Mirna.
Saya nggak peduliā¦langsung saya lucuti semua pakaian yang dikenakan ibu Mirna, hingga terpampang tubuh telanjang yang begitu menggairahkan, kubimbing ibu Mirna ke ranjang dang langsung saya emut dan saya remas buah dada yang begitu montok dan empuk tersebut?
āaaaaaaahhhhhhhh dikā¦ā¦..dilepas dong bajunyaā kata bu Mirna sambil tanggannya melepas baju yang saya kenakan, sekarang kami sama2 telanjang.
Kembali saya cium bibir bu Mirnaā¦terus turun kesemua lekuk tubuhnya.. āahhhhhā¦.uhhhhhā¦hisap tetek ibu ā¦ā¦hisap?ā mulutku langsung pindah ke susu bu Mirnaā¦.sambil tangan menggesek-gesek memek yang terasa kenyal dan hangat, āahhhhhā¦..uhhhhhhā¦..dikā¦ā¦nikmat ā¦ā¦dikā¦..ibā¦.uuu sudah lama nggak merasakan ngentotā¦terusā¦..teruuuuuusssss dik?ā.
Ciuman saya terus turun ke perut dan akhirnya sampai ke gundukan memek yang begitu merangsangā¦..langsung saya jilatā¦.dan saya sedot itil bu Mirna, sambil menggeser posisi ke 69, dan bu Mirna pun tanpa diminta langsung menngemut kontol sayaā¦..
āuhhhhh nikmat sekali buuuuu?ā kontol saya terus diemut keluar masuk mulut bu Mirna sambil dipijatā¦.. āuhhhhhā¦.ahhhhhhhā¦.enak sekali buuuuuā, saya juga tidak mau kalah, langsung saya putar lidah saya di memek bu Mirnaā¦ā¦sambil tangan saya sedikit menusuk-nusuk anusnya.
āaduhhhhhh dikā¦.apalagi iniā¦ā¦enaaaaaak banget dikā¦.. ahhhhhhhhā¦ā¦. ahhhhhhhhhhā, tiba2 ibu Mirna mengejang dan terasalah cairan yang keluar membasahi bibir, yang langsung aku sedot hingga habis.
Aku biarkan bu Mirna istirahat sejenakā¦sambil terus memainkan putting susunya yang masih menegangā¦ā¦setelah beberapa saat, mulai saya hujami tubuh bu Mirna dengan ciuman sehingga ibu Mirna kembali memberikan reaksi yang lebih panasā¦ā¦..
āahhhhhhā¦.uuuhhhhhhhā¦.dik, ayo dik entotin memek ibuā¦..ibu sudah kangen dientotā¦..ahhhhhhhhhā, sayapun memutar tubuh bu Mirna untuk mengambil posisi doggy, hingga tampaklah gundukan memek ibu Mirna yang menantang, dengan perlahan kumasukkan batang penisku secara perlahanā¦karena terdengar ibu Mirna menjerit seraya berkata
āperlahan dikā¦.. memek ibu sudah lama gak dientotā¦ā¦ā perlahan aku masuk dan keluarkan kontolā¦.hingga akhirnya semuanya amblas ke dalam memek bu Mirna ā¦ā¦dan reaksi bu Mirna sungguh diluar perkiraan karena dengan goyangan pantatnya yang besarā¦kontol saya terasa ditarik dan dipijit dengan nikmatnyaā¦..
āahhhhhhā¦.uuuuuuuhhhhhhhhā¦buuuuuā¦ueenna aaak sekali memek ibu?ā
Dan saya pun tak mau kalah dengan mengambil strategi 3:1, tiga kali tusukan setangah ****** dan sekali tussukan ****** hingga amblas ke memek bu Mirnaā¦ā¦ sepuluh menit kemudian desahan bu Mirna semakin kerasā¦..
āahhhhhhh dikā¦memek ibu enak bangetā¦..uhhhhhh ****** adik enaakk bangetā¦ā¦uhhhh..ahhhhhh.uuuuuuuuu..ahhhhhhā
āTerus dikā¦memek ibu udah nggak kuatā¦ā¦.dikā¦..dik ā¦dik Amarā¦ā¦ibu kekkeeluaaaarrrrrrā¦..ahhhhhhhhhhā, desahan bu Mirna semakin panjang seiring keluarnya lendir kenikmatan.
Setelah istirahat sejenakā¦bu Mirna langsung mengurut penis dan mengemutnya dengan lincah sekali.
āahhhhh buā¦ā¦uuuhhhhhh nikmat sekali bu?ā desah saya.
kemudian bu Mirna berhenti sambil berkata ādik Amar sesuai janji ibu semalemā¦.maka hari ini ibu akan memberikan kenimatan yang tidak terlupakan bagi ****** dik Amar?ā.
Ibu Mirna langsung mengambil posisi di atasā¦setelah mengurut kontolku beberapa saatā¦.bu Mirna langsung ngangkang dengan membimbing kontolku untuk memasuki lubang memeknyaā¦ā¦..terasa sekali perbedaan dengan entotan yang pertama tadi, kali ini memek bu Mirna terasa lebih seret dan terasa lebih hangat.
āoooooohhhhhhā¦ā¦ahhhhhhā¦ā¦uhhhhhhhh bu enankkkkkk sekali memeeeeek ibuā¦ā¦..ohhhhhh kontol saya ibu apainā¦..uuhhhhhh nikmat banget bu?ā.
Ibu Mirna hanya menjawab dengan desahan nafsnyaā¦ā¦
āahhhhhhhā¦ā¦.uuuuuuhhhhhh dikā¦memek ibu juga nikmat sekaliā¦ā¦.ā, pantat bu Mirna masih terus bergoyang dengan sekali-kali diangkat, sehinggga membuat kontolku terasa sangat nikmatā¦..melebihi yang aku rasakan dengan istri.
āooooooohhhhhhhhā¦..uuuuuuhhhhhh ennnnnaaakkkk sekali buā¦ā¦ā¦ā, nggak percuma aku menginginkan entot dengan wanita berumur 35-42 tahunan karena memang berbeda permainan sex mereka, mungkin karena lebih berpengalamanā¦seperti bu Mirna yang memeknya terasa sekali empotannnya kataku dalam hati.
āAhhhhhhhhā¦..uuuhhhhhhhhhibu aku udah gak tahanā
āsebentar dik Amar, bareng sama ibuā¦ā, kata bu Mirna sambil terus menggoyang pantat dan menaikkan turunkan sambil mendesahā¦. āahhhhhā¦..dikkkk ..uuuuuuuhhhhh ibu enaaak sekaliā¦.ahhhhhh dik ibu juga mau keluarā¦ā¦..ā.
āya bu aku jugaā¦ā¦.ahhhhhhhhhā¦ā¦ā¦ā,
Ibu Mirna mengejang dan terasa lendir membahasi memeknya.
āterus goyangā¦bu ā¦.terus ā¦.nikmat buuuuuuuuā¦ahhhhhhhhhhhhhā, aku menyemprotkan pejuhku kedalam memek bu Mirna secara kuat, akhirnya kami tertidur, hingga jam 12 siang kami makan dan terus melanjutkan ke babak kedua.
Karena waktu tugas di kota S tinggal 3 hari, maka dua hari kemudian kami janjian untuk mengulangi kenikmatan seperti kemarin, itulah pengalaman saya yang pertama dan mungkin yang terakhir, karena saat ini saya sudah tidak bekerja di tempat yang lama, saya sendiri tidak menyangka akan mendapat sensasi kenikmatan yang luar biasa dengan mengentot wanita usia 35 ā 42 tahunan, sehingga penis saya yang normal ukuran orang Indonesia hingga saat ini masih menginginkan hal tersebut terulang, tapi karena tempat bu Mirna yang jauh dan untuk jajan rasanya takut, terpaksalah melakukan onani apabila melihat wanita setengah baya yang menggairahkan.
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


