Kisah Putri Keraton Singosari
Cerita Dewasa Ā· 18+
Siangitutampakrombongan pemburu berkudatengah berkeliarandilerengGunungArjuna.Rombongan itu terdiri dari duaoranggadis cantikdan empat orang prajurit pengawal. Dua orang gadis ituadalah Putri dari Kerajaan Singosari. Duaorangputri ini sudah sangat terkenal kecantikannyasampaike pelosoknegeri.
Apalagiputri yang pertama,yaitu PutriTribuana TunggaDewiyang berumur 19 tahun. PutriTribuana memilikibentuk tubuhtinggisemampai dengan buah dada yangsedang ranum-ranumnya. Wajahnyaagaklonjong dengan bibir tipis yang menggairahkan,serta matayangbening dan hidung yang mancung. Rambutnya yanglurusdan panjangnyasampaipunggung. Putri Tribuanamemakai celanapanjang berwarnahijau,sementara dipinggangnya melilit kain sebataslutut yangsangatindah.Banyak sekalipangeran-pangeran darikerajaan tetanggayang tergila-gila dan berusaha melamar, tapi PutriTribuana selalu menolaknya. Putri yang satu adalah adik dari Putri Tribuana yang bernama Putri Ayu Pualam.PutriAyu baru berusia 15 tahun,tapi kecantikannyatidak kalah dengan kakaknya. Kulitnya putih mulus seperti susu, denganbuah dadayang tidak begitu besar, tapi sudah terlihat menonjol.Wajahnya selaluceriadengan bibir mungil yang selalu tampak basahkemerah-merahan.PutriAyuPualam tampak anggun duduk diataskudasambil tangannya memegang busur dan anak panah. Duaorangputrikerajaanitumemanggemar sekaliberburu dan berpetualang. Kalau sudah berburu kadang sampai berhari hari.
Kali ini rombongan Tuan Putri tampak masuk jauh ke dalam hutan di lereng Gunung Arjuna.Kedua putri itu tampaknya penasaran dengan sepinyabinatang buruan. Tidak sadar bahwa hutan semakin lebat dan gelap.āTuan putri, maafkan hamba, tampaknya hari menjelang gelap, sebaiknya kita segera mendirikan tenda, agaknya kita terpaksa menginap di hutan ini.ā seorang prajurit berkata sambil jongkok menyembah. āBaiklah,agaknyakitaharus menginap di sini Nimas Ayu.āPutri Tribuana memandang adiknya. PutriAyu Pualam hanya mengangguk, lalu meloncat turun darikudanya. Malamitu Kedua putri itu tidur dalam satu tenda, sementaradiluar tampak para prajurit berjaga secara bergiliran. Tanpa merekaketahui,dari jauh tampak beberapa pasang mata mengawasi mereka. Merekaadalah para perampok yang kebetulan juga menginap di hutan itu, jumlah mereka 4 orang. Yang paling depan tampaknya pemimpin mereka, tubuhnyatinggi besar, mukanya penuh brewok dan cambang yang tidak terurus.
āSiapa mereka kakang? kayaknya putri keraton. Wadohā¦. doh.. doohā¦cantik-cantik lagi.ā
āHmmmā¦kalau dak salah, mereka itu dua orang putri dariSingosari yang sangat terkenalkemolekannyaitu.ā Sibrewok berguman āHe..he..heā¦, malam ini kita akan pestaā
āHah.. Gila kau, Kang! Kalau benar dia putri dari Singosari, sama saja kita cari penyakit. Sang Prabu Singasari pasti akan sangat marah,dan memerintahkan pasukannya untuk membunuh kitaā.
āAh,goblok!! kita kan bisa lari ke Kediri, pasukan Singasaritidak akanberani mengubek-ubek Kediri. Atau kemanalah, pokoknyatidakdi Singasari.ā āIyaKang,kapan lagi kita bisa menikmati tubuh putrikeratonyang sudah sangat terkenal kecantikannya itu.ā Perampok yang lainmenyahut sambil jakunnya turun naik.
Akhirnyakeempatperampokitusepakat.Maka disusunlahrencana. Keempatprajurutpengawalitu harus dibunuhdulu denganserangan mendadak yang dilakukan bersamaan. filmbokepjepang.sex Satu orang membunuh satuprajurit. Keempatperampokitu mempunyai ilmu kanuragan yang lumayan,dengan ilmumeringankantubuhmerekadenganhati-hati mendekat dengan menyelinap diantara rimbunan semak dan batang pohon. Sibrewok memberi isyarat, maka serentak keempat perampok itudengan golok terhunusmenerkamprajuritpengawal itu.āWuut⦠wuut.. creesssā¦creeessāDuaorangprajurityang sedangtidurtanpa kesulitanmerekatebas batang lehernya sampai putus. Sementaradua orang prajurit yang sedang berjaga sempat memberikan perlawanan.Tapi akhirnyamerekarobohjuga dengan perut robekdan dadatertembus golok.
āHei,pengawal. Apa yang terjadi di luar?ā Putri TribuanadanPutri Ayu Pualam meloncat keluar sambil membawa pedang. Tapibegitusampai di luar tenda, Putri Tribuana ditubrukolehdua orangperampokhinggajatuhterguling.Putri Tribuanamenjerit, sementarapedangnyaterlepas dari tangannya. Perampokitumendekap tubuhnya dari belakang dengan sangat erat.āAduhh, hei.. lepaskan!! Apa kalian tidak tahu kami adalah putridari kerajaan Singasari!!!ā
āHeh..heh⦠heh.., siapa yang tidak tahu bahwa padukaadalahputri dari Singasari. Tapi justru itu kami ingin sekali mencicipibagaimana rasanyabersetubuhdengan putri keraton. Wuaaahhā¦.pastinikmat sekali⦠waduuuh.. nggak sabar aku heh.. heh⦠heh.ā
āKaliangila!! Kalian bisa disiksa dan dipancung kalaukaliantetap nekat.ā
āHeh.. heh..kami rela dipancung kok, asal bisa menikmatitubuhtuan putri.ākata perampok yang satu sambil tangannya secarakurangajar meremas-remaspayudaraPutriTribuanayangmasihtertutupbaju.Sementaraperampok yang mendekapnya berusaha mencium pipi sangputri yang putih mulus itu dari belakang.
āBangsat!! Lepaskan aku, lepaskan!!ā Putri Tribuana meronta-ronta. Biarpunsangputrimeronta-ronta sekuattenaga, tapitetapsaja tenaganyakalah kuat. Akhirnya Putri Tribuana lemas sendiri.Seorang perampok memasukkan tangannya ke dalam baju sang putri, tangannya yang kasar menemukan gundukan kenyal dengan puting ditengahnya.
āWoouuuā¦.kenyal sekali susunya, masih kenceng lagi.ā perampokitu dengan gemas meremas-remas payudara Putri Tribuana.
Sementara nasib Putri Ayu Pualam tidak jauh berbeda. Sang Putrisudah tidak berdaya dalam dekapan kuat Si brewok. āKakang, kita bawa ke mana mereka ? Tak jauh dari sini ada gubuk kosong, kita bawa ke sana mereka.Totok dulu merekaā
Duaorang putri itu ditotok syarafnya sehingga tidak bisabergerak. Lalu mereka dipanggul di pundak dan dibawa masuk lagi kedalam hutan. Gubuk itu tidak begitu luas, hanya mempunyai satu ruangan. Di dalamnya tidak ada tempat tidur, tapi ada beberapa tikar pandan. PutriTribuana Tungga Dewi dan Putri Ayu Pualam ditidurkan dilantai dengan alas tikar pandan.
āWahhā¦mimpiapaaku semalam, pasti merekamasihperawanākata seorang perampoksambiltangannyamulaimembukapakaian putri Tribuana. Putri Tribuana hanya bisa menangis. Seorangperampoklalu menarik pakaian bawahPutri Tribuanahingga lepas. Perampok itu melotot memandang paha Putri Tribuana TunggaDewi yang putih mulus karena selalu dirawat setiap hari.Sementara āVeggyānya yangbersih ditumbuhi bulu-bulu yang tidak begitu lebat.
āWaduuhhā¦sampekgemeteran tanganku nyentuh paha putri keraton yang putihmulus iniātanganperampokitu tampak agakgemetar waktumengelusdan meraba-rabapahaputri Tribuana. Lalu menciumi paha yangmulusitu dengannafas agak memburu. Mulut dan pipi perampok ituseakaningin juga merasakan kemulusan dan kehangatan paha Putri Tribuana. Sementaraperampok yang satunya mulai membuka pakaian atasnyahingga terlepas semua. Putri Tribuana sudah telanjang bulat. Payudaranya yang sedangranum-ranumnyaitukelihatanmontok, denganputing yang berwarnakemerah-merahan.
āWaduh.. duh..duuuhh.. Elok tenanpayudara Putri Tribuana.ā Tangan kasar perampok itu lalu meremas-remas payudara montokPutriTribuanadengangemas.Puting payudaraitukadang dipilin-pilindenganjari-jarinya. Lalu dia mulaimenjilatiputting susuyangkemerah-merahan itu. Perampokitumulaimenyedot-nyedot payudara kanan yang ranummilik Putri Tribuana, sementara tangan kanannya meremas-remas payudara yang kiri.āMmmmaahhhā¦.. cuupp⦠cuuuuuuup⦠wah.. kenyal banget ā
PutriTribuanahanya bisa terisak ketika perampok yangsatumulai mengelus-elusāVeggyānya. āVeggyā yang selama ini dia rawat setiaphari, sehinggaāVeggyāituselalu bersih mempunyaibau harumyangkhas. Perampok itu membuka paha Putri Tribuana lebar-lebar, sehingga belahan āVeggyāyang kemerah-merahan itu kelihatan. Perampok itumengelus-elus belahan āVeggyā itu dengan jari-jari tangannya dari bawah ke atas hingga menemukan kelentit sang putri. Setelahbeberapasaat mempermainkan kelentitnya, laluperampokitu mulaimenjilatidanmenciumi kelentitdanāVeggyāPutriTribuana.
āAummm.. cuupp⦠waahh harum sekali āVeggyā Paduka.ā
Cukuplamaperampokitu menjilati āVeggyā dan kelentitsangputri. SementaraPutriTribuanatanpasadarmerintih dalam tangisnya. Perampokitutampak makin terangsang dan bersemangat melihatPutri Tribuana merintih. Lidahnya menjelajahi permukaan āVeggyā yangkemerah- merahan.Lidahitulalu menelusuri belahanāVeggyā PutriTribuana. Belahan āVeggyā yang sudah mulai basah itu dijilat dan dikecup.
āAhh.. cuuppā¦. cuuuppā¦ā PutriTribuana tampak menggeliat dan menggeleng-gelengkankepalanya ketikalidahperampok itu menjilati klitorisnya.Daging kecilsebesar kacang itu semakin membesar ketika perampok itu mengecup dan menyedot-nyedotdengan bibirnya. Sementara āVeggyānya semakin basah olehcairan yang keluar dari dalam.
Sementaraitu, Putri Ayu Pualam juga bernasib sama dengankakaknya. Seorangperampoktampakmeremas-remas payudara PutriAyuPualam. PayudaraPutriAyuPualamtidak begitubesar, tapisudahmulai menonjol.Sementaraputing susunya agak kecil berwarnamerahmuda. Perampokitutampak nafsu sekali meremas susu setengahranumitu. Kadangmulutnyamenyedut-nyedotputing susunya, lalutanganyang satunya memilin-milin puting susu satunya. Sementarasibrewokmulai melepas pakaian bawah PutriAyuPualam. Hinggakini Putri Ayu Pualam telanjang bulat. Putri AyuPualamyang baruberumur15 tahun itu hanya bisa menangis. Tubuhnyayangputih mulus tanpa cacat itu di gerayangi dua orang perampok. āVeggyāPutri Ayu Pualam tampak menggembung mulus tanpa ditumbuhibulu sedikitpun.Sibrewok tidak sabar lalu menjilati āVeggyāmulusitu, āVeggyāPutriAyu Pualam dijelajahi seluruhnya oleh lidahsibrewok, lalusibrewokmulai menghisap hisap āVeggyā itu. PutriAyuPualam merintihperlahan, dia tak kuasa menahan gejolak dan rangsanganyang muncul. Sibrewoklalu membuka lebar-lebar paha Putri Ayu Pualam.Mulutnya mengecup-ngecupāVeggyā Putri Ayu Pualam yang tampak menggembung.Lalu klitorisyangkemerahanmilik putri juga dijilati dandihisap-hisap dengan semangatnya.
āMmmaahhā¦. cuup.. cuupp.. edan tenan, bener-bener daun muda ini, putri keraton lagi.ā
Sementara dua orang perampok yang menggarap Putri Tribuana Tungga Dewi mulaimelepaspakaian mereka hingga telanjang bulat. Penis mereka sudah berdiri tegang. PutriTribuanatakbisa berbuatapa-apaketika seorangperampok menciumiwajahnya.Pipinya dicium dan dikecup-kecup, lalubibirnya yangmerahmerekahdilumatolehbibirperampok itu.
āMmmmmaahh keratonSingosari.āSang putri tidak bisa melawan ketikatangannyadengandipegangiperampokitudibimbing meremas-remasāMr. Pennyānya.
āAhhhā¦.enaksekali padukaā¦. yahhhkā¦.hangat danempuktangan tuan putri.ā Perampok itu merem-melek keenakan āMr. Pennyānya diremas-remas tanganPutriTribuana, sementara perampokitutetapmeremas-remas payudara indah putri Tribuana.
āKang,akuperawaniya, Putri ini.ā
Perampokyang satunyatampak menggosok-gosokkan āMr. Pennyānya yang sudah tegang di belahan āVeggyāPutri Tribuana.āMr. Pennyā yang hitam tapi tidak begitu panjang itu(kira-kira12cm)menyusuri belahan āVeggyā yang sudah basah dari bawahkeatas berulang ulang.
āIyacepetan, gantian aku nanti. Wah.. wah.. wah.., Pangeransejagat harus ngantri untuk dapat bersalaman dengan Putri Tribuana, ehh.. kita ini perampok jalanan malah bisa menikmati tubuhnya sepuas-puasnya.ā
āIya kang, beruntung bener āMr. Pennyāku bisa masuk ke āVeggyā Putri Tribuana.ā katanyasambilmulaimemasukkan āMr. Pennyānyake lobangāVeggyāPutri Tribuana.āMr. Pennyā itu agak susah masuknya, sambil tangannyamemegangi perutsangputri,perampok itu penekan kuattapi perlahan.Putri Tribuanameringisketika kepala āMr. Pennyā perampok itu mulaimasukke dalam lubang āVeggyānya. PutriTribuana menjerit ketika perampok itu semakin menekankedalam āMr. Pennyānya.
āWaduh.. alot kang, susah masuknya.ā
āIya, namanya juga masih perawan, tekan aja terus.ā āMr. Pennyāperampokitusudah terbenam separohdi dalamāVeggyāPutri Tribuana. LaluperampokitumenariksedikitāMr. Pennyānya, lalu dimasukkanlagi. Setelah berulang-ulang akhirnya āMr. Pennyā ituterbenam semuanya.Perampok itu berhenti mengambil napas. Kemudiandiamulai mengocokāMr. Pennyānyakeluar-masuk āVeggyā perlahan-lahan.Agaknyadia ingin menikmati gesekan āMr. Pennyānya dengan dinding āVeggyā PutriTribuana Tungga Dewi.
āAhhh⦠sssshhhhā¦.enak tenan āVeggyā tuan putri, hangat, masihrapet lagi, ahhhā¦. sshhhhhā¦oouuhhh ā
Perampok itu perlahan-lahan mulai mempercepat gerakannya. āMr. Pennyāyang hitam itu mulai bergerak cepat keluar masuk āVeggyā Putri Tribuanayang putih kemerahan. āVeggyā itu menjepit āMr. Pennyā hitam itu dengan ketat.
āAhhhhā¦..ooouuuhhā¦.. ssshhhhhā¦..ā Perampok itumendesisdesis keenakan.
Sementaraitusi brewok juga sudah telanjang. āMr. Pennyānyayanghitam tidakbegitubesartapi agak panjang. Sibrewoktampakkesulitan memasukkanāMr. Pennyānyake āVeggyā Putri Ayu Pualam yang sudahkemerah-merahan itu akibat ciuman dan kecupan-kecupan si brewok. Setelahagak lama,akhirnyasi brewok berhasil juga memasukkan āMr. Pennyānyasampai seperohdiāVeggyāputri Ayu Pualam. āVeggyā PutriAyu Pualamtampak menjepiteratāMr. Pennyā si brewok. Si brewoktampak diammerem-melek menikmati jepitan āVeggyā putri Ayu Pualam. PutriAyuPualammenjerit keras ketikadenganbuasnyasibrewok menekan kuat-kuat āMr. Pennyānya. Si brewok lalu dengan buasnya mengocok āMr. Pennyānya keluar masuk. āAhhhhā¦ooohhhhhhā¦. mmmmhhhhh.. .ā mulut si brewokmendesis-desis keenakan.
Sementaraperampokyangmenyetubuhi PutriTribuana semakincepat gerakannya.āahhh.. oohhh⦠oohhh⦠ahhh.. ahhhā¦āāMr. Pennyānya keluar masuk dengan cepat. Agaknya dia akan orgasme. Putri Tribuana merintih, kepedihannya ia merasakan sensasi luar biasa. Sensasiyang selama ini belum pernah ia rasakan. Tubuhnyamengejang, tangannyayang menggenggam dan mengocok āMr. Pennyā perampok yangsatunya tampak meremas kuat dan kocokannya semakin cepat. Sementaraperampokyang di kocok āMr. Pennyānya itu tampakmeremmelek keenakan.
āAhhhā¦. sssā¦.. terustuanputri.. ahhh yaaā¦. begituuuuā¦.ohhhhā¦.ā
Sementara tangannya tak berhentimeremas-remas buah dada Putri Tribuana. Sementara Gerakan perampok satunya semakin cepat, tubuhnyamengejang, matanyamendelikketika āMr. Pennyānya menyemburkan sperma kedalamrahim Putri Tribuana Tungga Dewi. āAhhh⦠aahhh⦠ohhhhā¦.ā Agak lama āMr. Pennyānya masih terbenam di āVeggyā sang putri.
āDah,ayo ganti aku! Aku juga pingin ngerasain nikmatnya āVeggyāPutri TribuanaTungga Dewi. Cepet minggir!ā
Perampok satunyatampaktidak sabar. filmbokepjepang.sex Perampokituakhirnya mencabut āMr. Pennyānya, lalu menyingkirdudukdipojok ruangan. Perampoksatunya lalu mulai memasukkan āMr. Pennyānya yang hitam besarke āVeggyā Putri Tribuana. āBleesssssā¦., āMr. Pennyā itu amblas seluruhnyake dalamāVeggyādengan mudah, karena āVeggyā putri Tribuanasudahsangat licin oleh sperma temannya.
āahhhhhā¦. ahhhh⦠ohhhhā¦.ā
perampokitu langsungtancap gas.āMr. Pennyānya keluar masuk dengan cepat. Sementara tangannya meremas-remas payudara tuan putri. āOhhhhā¦.. sshhhhhhā¦.. ahhhhā¦āKetika mendekati klimak,perampok itumendekap erat tubuh Putri Tribuana, bibirnya mengecup eratbibir sangputri. āMr. Pennyānya mengejang dan berhenti bergerak di dalamāVeggyā Sang Putri.Sambilmenekan kuat-kuat āMr. Pennyānya ke āVeggyā PutriTribuana, perampok itu mencapai klimak dengan menyemburkan banyak sekali sperma ke dalam āVeggyā Putri Tribuana.
Sementaraitusi brewok tampak membalikkan tubuhPutriAyuPualam sehingganungging. Lalu dari belakang kemudian si brewokmenusukkan āMr. PennyānyakeāVeggyāsang putri. Dengan posisi itu sibrewokmakin leluasamengocokāMr. Pennyānya.Serangannyasemakin hebat.
āahhhhā¦.. ahhhhā¦. sshhhhhh⦠ahhhh..āsibrewok merintih rintih keenakan.
āahhā¦. cah ayuu⦠sshhh.. putri ayuu⦠uuhhhā¦. enak sekali. āVeggyāmu⦠ahhhā¦ohhhhhā¦.ā
Sibrewokmenyemburkan mani banyak sekali ke dalam āVeggyāPutriAyu Pualamsambiltangannyameremaspayudara sangputri. āahhhā¦aahhhā¦.ā MalamituPutri Tribuana Tungga Dewi dan PutriAyu Pualamdigilir secarabergantian oleh keempat perampok itu. Si brewok sampai 3kali menyetubuhiPutriAyu Pualam dan 2 kali menyetubuhi PutriTribuana Tunggadewi.-end-


