Bacaan Sex Ngentot Saling Menunggu Reaksi
Cerita Dewasa Ā· 18+
Bacaan Sex Ngentot Saling Menunggu Reaksi – Bacaan sex, bacaan dewasa, bacaan ngentot, bacaan panas, cerita seks terbaru 2023. Ini adalah pengalaman sex pertamaku sebelum aku mengenal sex lebih jauh.ceritanya waktu itu aku masih kelas 3 smp,aku naksir seorang gadis di daerah saya sendiri tapi malu untuk mengutarakanya hingga akhirnya aku mengenal sex dengan gadis itu.
sebutlah nama gadis itu Rini. Rini adalah anak pertama dari 2 bersaudara.kedua orang tua Rini bekerja di jakarta sebagai pengusaha garment dan kebetulan adiknya masiha kecil sehingga ikut dibawa ke jakarta sedang Rini usianya 18 tahun.Rini tinggal di rumah hanya dengan neneknya kebetulan rumah Rini tak jauh dari rumah saya hanya berjarak 4 rumah.

singkat cerita setelah saya selesai memasang bolam saya dibuatkan teh oleh Rini. sambil menghidangkan teh Rini dan neneknya bilang mas Edo silahkan tehnya diminum jangan buru-buru main dulu kan lama mas Edo nggak main,saya jawab saja iya deh nek.sambil minum teh kami menonton tv bareng-bareng hingga akhirnya sinenek ngantuk uuaahh..uaaapppā¦ā¦
ādik Edo nenek tidur dulu ya dik Edo sama Rini silahkan lanjutkan nonton tv nyaā.
bagai mendapatkan kesempatan emas saya jawab dengan senyum dan deg-degan. saya perhatikan juga raut wajah Rini seperti mengharap sesuatu dari hatiku. malam semakin dingin cerita tv sudah membosankan hingga duduku kudekatkan disamping Rini, dengan hati berdebar-debar kupegang tangan Rini dan dia diam saja lalu kurapatkan lengan saya dia semakin merapatkanya akhirnya keberanikan diri mengatakan cintaku,
āRini sudah lama aku memendam cinta padamu tapi tak kuasa tuk mengatakanya sekarang bagaimana perasaanmuā.
āmas Edo..sudah lama pula Rini merakan seperti apa yang mas Edo rasakanā, bagai mendapat emas rasanya hingga kucium pipi dan keningnya tanda kasih sayang saya, Rinipun membalas dengan mesra dan mengairahkan lalu kukecup bibirnya sszziuupaā¦ciiupss..bibir kami perpagutan tak lepas, kuremas payudara Rini dia mengerang ouukhhā¦oouuaakhhā¦.oouuhhhhk..
āmas juga sayang banget sama adikā.
āmas Edo..kita kekamar Rini saja yuk biarkan tv hidup supaya nenek mengira kita sedang nonton tvā,bak mendapat tambang emas kugendong dengan mesra tubuh Rini dan kurebahkan di ranjang kutindih..dan kucium bibir dan lehernya hingga ke buah dada.. ccuuppzzā¦sszziiuppzzā¦.
āouuh..aakkhhā¦nikmat sekali mas lepaskan saja bh Rini masā tanpa lama-lama kulepas bh nya dan ouā¦2 buah gunung yang tegang dan menantang langsung kulumat-lumat dengan bibir cciuppā¦ssszzuuuppzzā¦sszzuupp..

kini gilaran Rini membuka celana dalm saya yang sudah tegak sejak ciuman tadi diciumnya penis saya lalu dikulum-kulum hheemm..
setelah celana dalam Rini kulepas dengan dibantu tangan Rini kujuntai kaki Rini kelantai hingga dundukan vagina semakin merangsang langsung saja ku lumat klitorisnya ssiiuupzzss..ssupss..oouh. Rini mengejan kutekan klitoris dengan tangan kanan,
āoouuhhā¦aakkhhā¦.ā tampak cairan kuning keluar dari vagina langsung kubersihkan dengan mulut saya..srruppā¦sszzeeppā¦aakkhh.., sementara penis saya masih tegang kuremas -remas lagi buah dada Rini hingga ia bernafsu kembaliā¦
āoke sayangā¦bolehkan kalau mas masukkan penis mas ke dalam vagina Rini..ā,
āsilahkan masā¦ā, kubuka selangkangan dia..dan woouuā¦lubang vagina yang masih perawan..pertama kucium dan kulumat dulu terus perlahan-lahan kumasukkan penis saya ssleeppssā¦.oouukkā¦hheeppsss..
Rini seperti ditusuk punggungnya sambil merem melek..
āoohh..mas sakitā¦pelan..pelan massā¦ā saya masukkan lagi ssleeppzz..blezzzā¦.hingga penis saya masuk semua,
āoouhh sekarang nikmat masā¦ayo teruskan mas Rini nikmat sekaliā¦ā begitau ia mengigauā¦,
lama saya memompa Rini sambil kaki menjuntai di lantai.
āiya sayangā¦ā
slleebb..blessz..blleeezzzā¦.
ātahan dulu sayang mas sebentar lagi juga keluarā¦ā
bleezzā¦crueekkhh..sleebbssā¦suara penis keluar masuk vagina semakin mempercepat kami ejakulasi.,zlleebbbbā¦..ssllleebbzzā¦
āaakhh..mas Edo saya keluarā¦ā bersamaan itu pula ejakulasiā¦
āouahhā¦aaakkhhhhā¦mas keluar juga sayangā¦.ā
begitulah cerita percintaan saya hingga akhirnya tercium oleh orang tua dia dan keluarga saya.baik ortu dia maupun keluarga saya tidak menyetujui percintaan kami.akhirnya ia dijodohkan dengan pengusaha dan sudah nikah dengan pengusaha itu. saya menerimanya walau berat hati,yang jelas saya sudah merasakan nikmatnya vagina Rini,hingga kini rasa cinta itu kadang masih muncul namun saya berusaha tenang dan menghormatinya.


